Kamis, 15 April 2021


 


PIALA DUNIA SEPAKBOLA PERTAMA FIFA

Piala Dunia 1930 adalah Piala Dunia perdana yang digelar oleh FIFA. Piala dunia ini merupakan kejuaraan bagi asosiasi sepakbola pria di penjuru dunia, namun hanya beberapa negara saja yang mendapat undangan yang dapat mengikutinya.  FIFA memilih negara Uruguay sebagai tuan rumah dari perhelatan ini. Uruguay sebelumnya mampu mempertahankan emas Olimpiade Musim Panas 1924 dan 1928 pada cabang olahraga sepakbola. Kejuaraan ini digelar pada tanggal 13 – 30 Juli 1930. Semua pertandingan di kejuaraan ini dilaksanakan di ibukota Uruguay yaitu Montevideo. Pertandingan di gelar di tiga stadion yaitu Stadion Centenairo (Estadio Centenairo), Stadion Pocitos (Estadio Pocitos) dan Stadion Gran Parque Central (Estadio Gran Parque Central).

Negara – negara yang mendapat undangan dan bersedia tampil dibagi ke dalam beberapa grup, yakni sebagai berikut.

Grup A

Grup B

Grup C

Grup D

1. Argentina

1. Brazil

1. Uruguay

1. Belgia

2. Chile

2. Bolivia

2. Peru

2. Paraguay

3. Perancis

3. Yugoslavia

3. Rumania

3. Amerika Serikat

4. Mexico

 

 

 

 

Masing – masing negara/tim harus mendapatkan puncak grup untuk bisa melaju ke babak selanjutnya yaitu babak semifinal. Tim yang berhasil keluar sebagai juara grup adalah Argentina, Yugoslavia, Uruguay, dan Amerika Serikat. Pada pertandingan di semifinal ini Argentina akan melawan Amerika Serikat dan Uruguay akan menghadapi Yugoslavia. Pertandingan di semifinal berakhir dengan kemenangan Argentina dan Uruguay, serta mereka dapat melaju ke babak final. Argentina berhasil mengandaskan perlawanan Amerika Serikat dengan skor 6-1 untuk Argentina. Sedangkan Uruguay berhasil mengalahkan Yugoslavia dengan skor 6-1. Sebenarnya di babak pertama Yugoslavia berhasil mencetak gol dan merubah skor menjadi 2-2, namun gol tersebut dianulir oleh wasit karena salah satu pemain Yugoslavia berada dalam posisi offside.

 

Pada perhelatan Piala Dunia 1930 tidak ada pertandingan perebutan juara ketiga, sehingga Amerika Serikat dan Yugoslavia mendapat gelar juara ketiga bersama, mereka mendapat medali perunggu. Pada partai final, Argentina dan Uruguay bertanding di Stadion Centenario pada tanggal 30 Juli 1930. Pertandingan tersebut dihadiri oleh 68.346 penonton. Pertandingan itu dipimpin oleh wasit asal Belgia, John Langenus. Pertandingan berjalan cukup seru, kedua tim saling melancarkan serangan. Argentina sempat unggul terlebih dahulu di babak pertama dengan skor 1-2. Namun Uruguay berhasil comeback dan membalikkan skor menjadi 4-2 untuk kemenangan Uruguay. Uruguay keluar sebagai juara pada Piala Dunia pertama dan mengawinkan gelar mereka dengan gelar juara Olimpiade 1928. Striker Argentina, Guillermo Stábile menjadi pencetak gol terbanyak dengan total 8 gol.

 

Namun kemenangan yang diraih Uruguay menimbulkan kekacauan di Argentina. Para warga Argentina tidak terima dengan kekalahan yang dialami negaranya. Mereka melempari Konsulat Uruguay yang berada di Buenos Aires (ibukota Argentina) dengan batu. Kejadian yang sebetulnya tidak boleh terjadi.

 

Kemenangan dan kekalahan sudah menjadi hal yang biasa di dalam pertandingan. Namun beberapa orang terkadang tidak terima dengan kekalahan yang mereka alami, sehingga mereka melakukan sesuatu yang buruk yang seharusnya tidak boleh dilakukan, seperti kekerasan, perusakan property, mengumpat, dan lain-lain. Sebaliknya beberapa oknum menggunakan segala cara untuk mendapatkan kemenangan. Mereka rela berlaku curang agar tim mereka berhasil menang. Kejadian seperti ini tidak boleh terjadi pada sebuah pertandingan, sebab sebuah pertandingan seperti sepakbola harus menjunjung tinggi fair play dan sportivitas dalam bermain. Semoga artikel ini bermanfaat, dan jangan lupa untuk memberi saran dan kritik supaya saya dapat meningkatkan kualitas tulisan saya berikutnya.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Zinchenko sang Game Changer Arsenal

Zinchenko Membawa Atmosfir Baru Bagi Arsenal Zinchenko atau yang bernama lengkap  Oleksandr Volodymyrovych Zinchenko adalah rekrutan Arsenal...

Arsip Blog